Pangan Nusantara

smart and healthy foods…

Pedoman Pelaksanaan Kredit usaha Pembibitan Sapi KUPS

Pembibitan Sapi SimmentalBeberapa Definisi dan Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Pembibitan Sapi :

1.  Usaha  Pembibitan  Sapi  adalah  suatu  kegiatan  usaha  yang menghasilkan bibit ternak sapi secara berkelanjutan.

2.  Kredit  Usaha  Pembibitan  Sapi,  untuk  selanjutnya  disingkat KUPS,  adalah  kredit  yang  diberikan  bank  pelaksana  kepada Pelaku  Usaha  Pembibitan  Sapi  yang  memperoleh  subsidi bunga dari Pemerintah.

3.  Pelaku  Usaha  Pembibitan  Sapi  untuk  selanjutnya  disebut Pelaku  Usaha  adalah  perusahaan  pembibitan,  koperasi, kelompok/gabungan kelompok peternak yang pelakukan usaha pembibitan sapi.

4.  Calon  Peserta  adalah  Pelaku  Usaha  yang  termasuk  dalam daftar yang diusulkan memperoleh KUPS yang direkomendasikan oleh instansi yang membidangi fungsi peternakan dan atau Kesehatan  Hewan  di    Kabupaten/Kota  dan  atau  Direktorat

Jenderal Peternakan.

5.  Peserta  adalah  Calon  Peserta  yang  ditetapkan  oleh  bank pelaksana sebagai penerima KUPS.

6.  Perusahaan  pembibitan  adalah  perusahaan  peternakan  yang bergerak di bidang pembibitan sapi.

7.  Koperasi adalah koperasi primer sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, yang  bergerak  di  bidang  pembibitan  sapi  dan  anggotanya terdaftar sebagai Calon Peserta/Peserta KUPS.

8.  Kelompok/Gabungan  Kelompok  Peternak  Pembibitan  adalah kumpulan   peternak pembibitan sapi  yang dibentuk atas dasar kesamaan  kepentingan,  dan  kesamaan  kondisi  lingkungan (sosial,  ekonomi,  sumber  daya,  tempat)  untuk  meningkatkan

dan mengembangkan usaha anggota.

9.  Subsidi  Bunga  adalah  bagian  bunga  yang  menjadi  beban Pemerintah  sebesar  selisih  antara  tingkat  bunga  KUPS  yang berlaku  dengan  tingkat  bunga  yang  dibebankan  kepada Peserta.

10. Rencana  Definitif  Kebutuhan  Usaha  Pembibitan  Sapi  yang selanjutnya  disebut  RDK-UPS  adalah    rencana  kebutuhan  kredit  bagi  pelaku  usaha  yang  disusun  berdasarkan    skala usaha  pembibitan  sapi    dalam  satu  periode  tertentu  yang

dilengkapi dengan jadwal pencairan dan pengembalian kredit.

11. Kebutuhan  indikatif  adalah  biaya  maksimum  untuk  setiap satuan unit usaha pembibitan sapi sesuai dengan skala usaha yang didanai KUPS dalam satu periode yang  telah ditetapkan.

12. Kemitraan  adalah  kerjasama  usaha  pembibitan  sapi  antara perusahaan/koperasi  dan  kelompok/gabungan  kelompok peternak yang saling menguntungkan.

13. Prosedur  baku  adalah  tata  cara  pembibitan  sapi  yang  baik sesuai  Peraturan  Menteri  Pertanian  Nomor  54/Permentan/ OT.140/8/2006 tentang Pedoman Pembibitan Sapi Potong yang Baik  (Good  Breeding  Practices)  atau  Peraturan  Menteri Pertanian  Nomor  55/Permentan/OT.140/8/2006  tentang Pedoman  Pembibitan  Sapi  Perah  yang  Baik  (Good  Breeding Practices).

14. Bank  Pelaksana  adalah  Bank  Umum  sebagaimana  dimaksud dalam  Undang-Undang  Nomor  7  Tahun  1992  tentang Perbankan sebagaimana  telah diubah dengan Undang-Undang Nomor  10  Tahun  1998,  yang  berkewajiban  menyediakan,

menyalurkan, dan menatausahakan KUPS.

15. Dinas adalah  instansi yang membidangi  fungsi peternakan dan

atau kesehatan hewan.

About these ads

31 Januari 2010 - Posted by | Artikel, Peluang Usaha Pembibitan Sapi

13 Komentar »

  1. selama ini ngakses KUPS ke bank blm ada. kpn bisa di akses?
    ====
    bisa diakses mulai bulan ini..di BRI BNI dll

    Komentar oleh NAZHIRA | 1 Februari 2010 | Balas

  2. bagaimana caranya mengajukan proposal untuk ke KUPS

    Komentar oleh yulianto | 18 Maret 2010 | Balas

  3. salam

    kami mewakili kelompok peternak di Kabupaten Ngawi Jawa Timur yang sekarang telah tergabung menjadi 55 kelompok peternak dan 867 anggota yang semuanya memakai jaminan sertifikat tanah tiap-tiap anggota serta mengajukan kebutuhan sapi kurang lebih 3000 ekor.

    dari uraian tersebut mohon bagi para fihak yang terkait KUPS kami-kami ini dapatnya difasilitasi agar KUPS itu bisa direalisasikan untuk masyarakat kecil ini.

    ngawi, 25 maret 2010
    hormat kami

    suratno

    Komentar oleh ratno | 25 Maret 2010 | Balas

    • Salam kenal Pak Suratno,

      Kami dari Gabungan Kelompok Ternak “PAWON LAWU” yg meliputi Kab Pacitan, Wonogiri & Karanganyar, juga sedang berjuang dan sedang menunggu realisasi Kredit KUPS, Klu Pak Suratno berkenan mari bergabung dengan kami utk meraih Kredit KUPS.
      kami tunggu untuk berjuang bersama meraih kesejahteraan kelompok Peternak Sapi.

      Selamat berjuang Peternak Sapi Indonesia.

      Karanganyar, 1 juni 2010
      Salam Hormat

      FERI

      Komentar oleh daniel feriyanto | 2 Juni 2010 | Balas

    • hadiri,sarasehan sosialisasi kups ( Subsidi hanya untuk peternak besar ).tgl 2o juli jam 13.00 di gedung PSBR jombang.Pembicara,dinas peternakan propinsi jawa timur.Dinas keuangan propinsi jawa timur beserta bank bank di jawa timur.HUB 0321 7216425.bagi teman temen daerah lain,buat aja acara dengan tema kups,ketemukan dinas terkait dan lembaga keuanganya sekalin.biar clear masalah kups.ntar kita adakan temu kordinasinya di jakarta.info selanjutnya hub dafidloteng.Yahoo.co.id.trims.ok

      Komentar oleh dafid dzikrulloh | 6 Juli 2010 | Balas

  4. rencana kelompok tani di desa sopet, pesanggrahan kec.jangkar sangat berminat dan menunggu.. Tp secara jelas info dan prosedur kups ini msh belum kami dapat.. Tolong kalau ada secara rincinya dikirim ke email saya. Terima kasih

    Komentar oleh radestani | 29 Maret 2010 | Balas

  5. Pak, jaminan KUPS tolong dikurangi dong. Masa cuma dihargai 70% dari nominal aslinya. Syukur2 jaminan bisa cuma 50% dari nilai pinjaman. Sapi yang dibeli kan juga bisa buat jaminan.. Buat temen2 peternak, met berjuang merebut KUPS, maju terus aja.. Ternyata, pelaksanaan KUPS tidak semudah yang diuraikan pak menteri…

    Komentar oleh wahyu | 25 April 2010 | Balas

  6. saya memulai usaha peternakan sapi potong sistem PENGERAMAN mulai tahun 2006 di desa petungsewu kecamatan dau kabupaten malang. Alhamdulillah sekarang sudah berkembang lumayan pesat. dalam jangka waktu 3,5 tahun yang saya mulai dari memiliki 5 ekor sapi sekarang sudah merangkak menjadi 30 ekor lebih. dan sekarang saya juga memulai usaha membuka kandang baru di desa tosari kebonagung kecamatan sawahan kabupaten nganjuk dengan rencana membuka lahan seluas kurang lebih 1/2 hektare dengan asumsi lahan dapat menampung 200 ekor sapi potong. setelah mengetahui bahwa pemerintah mencanangkan program KUPS, saya mulai berpikir untuk mencoba mencari tau mengenai program tersebut dengan harapan dapat membantu masyarakat sekitar untuk mengangkat taraf perekonomian mereka. saya yakin rencana ini akan berhasil apabila ada usaha pemerintah untuk dapat ikut serta menanganinya, dengan asumsi:

    1. lahan serta pakan yang memadai dengan perbandingan jumlah sapi yang relatif lebih sedikit dibandingkan kabupaten malang yang mayoritas masyarakatnya adalah petani ternak sapi.
    2. jumlah tenaga kerja yang relatif banyak dan angka upah buruh yang relatif lebih rendah.
    3. salah satu kota kabupaten yang memiliki pasar sapi sebagai target persinggahan para jagal sapi potong besar dengan pertimbangan angka penjualan yang relatif stabil.
    4. banyaknya tenaga berpengalaman dalam hal pengelolaan.
    5. kandang yang memadai.

    untuk hal itu saya mohon bantuan teman-teman sesama peternak yang sudah lebih dahulu mendapat realisasi program KUPS dari pemerintah atas segala hal informasi serta kiat-kiat atas berhasilnya mendapatkan realisasi. yang terakhir juga mohon untuk memberikan cara teknis dalam hal membentuk kelompok/gabungan kelompok? karena terus terang sampai hari ini saya belum terdaftar sebagai kelompok tani ternak sapi potong di kota/kabupaten manapun juga.

    salam..

    Komentar oleh Ahmad Chaviedz | 12 Juni 2010 | Balas

  7. tuk pacitan program KUPS melalui BPD Jatim dan sudah ada beberapa kelompok yang sudah realisasi, tuk sapi perah sudah 1 kelompok dan disusul 1 kelompok lg yg masih proses bank, tuk non sapi perah sudah beberapa kelompok yang sudah realisasi….
    menurut hemat kami proses perbankan sama dengan proses2 kredit bank yang lain, asal semua sesuai aturan perbankan yg ada proses bisa berjalan dg cepat…..semoga program KUPS membantu kemajuan para petani ternak….thank’s

    Komentar oleh eb satriyo | 8 Juli 2010 | Balas

  8. barusan ikut sosialisasi kups di kabupaten sleman, program nya bagus., mg2 bisa meningkatkan populasi sapi di Indonesia, n meningkatkan ketersediaan daging.., tapi yang agak aneh, kenapa sapinya harus sapi australia, n untuk harganya 10 juta per ekor, agak kemahalan deh kyknya., tapi untuk jaminan emg murah cm 30 % dari pinjaman..

    Komentar oleh qomar | 29 Oktober 2010 | Balas

  9. kami salah satu kelompok calon penerima KUPS di Kabupaten Pacitan terkendalai dalam pengadaan bibit sapi perah bunting karena untuk pengadaan bibit terbentur kepada penyedia bibit yang sudah ditunjuk oleh Deptan.tuk temen tolong informasinya mana aja perusahan penyedia bibit di daerah jawa timur?

    Komentar oleh eb satriyo | 16 November 2010 | Balas

  10. saya peternak sapi bali di Pekanbaru yg mencoba mengakases kups ke Bank Mandiri, BRI, BNI, ee KUPS saja mereka gak Mudeng alias blank…lah cemana ni…solusina pak…

    Komentar oleh adek | 8 Mei 2012 | Balas

  11. Saya karyawan Koperasi Bina Insani Arjasari Kabupaten Bandung, kami telah menempuh program KUPS untuk sapi perah hingga dapat rekomendasi dari Deptan pusat sebanyak 700 ekor, tapi dalam kenyataannya lain, pihak bank minta lagi anggunan hingga kami kesulitan untuk merealisasikan yang 700 ekor tersebut. Yang kami tanyakan apakah benar program Kredit KUPS harus pake jaminan lagi?

    Komentar oleh Toto | 23 September 2012 | Balas


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 102 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: