Pangan Nusantara

smart and healthy foods…

Menjual Stek bibit rumput raja , king grass atau kolojono untuk hijauan makanan ternak

Hijauan Makanan Ternak

Hijauan Makanan Ternak

Kepada pembaca ternak online, baik yang pemula maupun lanjut…sebagai pengantar salah satu elemen terpenting dalam bisnis usaha penggemukan dan pembibitan ternak (baik, sapi , kambing , maupun domba) adalah tersedianya hijauan makanan ternak, meskipun pada sapi potong ini tidak mutlak. akan tetapi dari beberapa  penelitian menjelaskan bahwa sapi-sapi yang hanya diberi jerami saja selama 5 bulan akan menimbulkan kebutaan pada sapi. Oleh karena itu peran hijauan sangat penting dalam menunjang kebutuhan nutrisi dan pro vitamin A yang tidak terdapat pada jerami kering, lebih-lebih sapi perah.

Untuk itu kami membantu para peternak dalam menyediakan bibit stek berbagai macam rumput kualitas super untuk lahan hijauan makanan ternak seperti rumput gajah kolonjono, rumput raja king grass dll,..dengan kisaran harga Rp. 100-300/ bibit stek (lebih banyak tentu akan lebih murah). demikian terima kasih..langsung hubungi saja sms/telp ke=>disamping kanan dari lembar ini…………=>

Metoda Penanaman

Seperti telah disinggung diatas, penanaman rumput gajah dilakukan dengan metoda perbanyakan vegetatif. Cara yang umum diterapkan adalah dengan stek batang dan memecah anakan. Cara yang pertama memungkinkan perbanyakan dengan lebih cepat, namun agak sedikit lebih lambat pertumbuhannya dibandingan dengan cara anakan atau pols. Cara penanaman yang biasa kami lakukan adalah sebagai berikut:

1. Pengolahan Lahan
Proses penanaman rumput gajah dimulai pada dengan pengolahan lahan yaitu dengan melakukan pembersihan lahan dari tanaman gulma, memisahkan bibit yang masih dapat digunakan untuk kemudian dilakukan pembalikan tanah serta pembuatan ulang dan rekondisi galur tanam.

2. Pupuk Dasar dan Penanaman
Setelah melakukan pengolahan lahan, dilanjutkan dengan pemupukan dasar menggunakan pupuk kandang (manure sapi) sekira 3 ton (± 1 ton/ha) dan dilanjutkan dengan mengguludkan lahan tanam.
Kemudian dilakukan penanaman dengan metoda stek batang. Untuk satu rumpun ditanam minimal 3 batang, yang masing masing batang terdiri sekurangnya dari 3 ruas. Kami mengusahakan 2 ruas terbenam di dalam tanah.
3. Pemupukan Kedua
Pemupukan kedua dilakukan 2 minggu setelah tanam dengan menggunakan pupuk NPK (16:16:16) dengan dosis 60 kg / hektar. Pemupukan kedua ini biasanya dibarengi dengan penyaueran (menimbunkan tanah dan rumput liar untuk meninggikan guludan).

4. Pemupukan Lanjutan
Pemupukan kimia selanjutnya dilakukan pada musim hujan yang akan datang. Untuk selanjutnya diharapkan pemupukan cukup dengan menggunakan pupuk kandang sebanyak 2 kali per tahun, 1 kali pada musim hujan, dan 1 kali pada musim kemarau.

5. Pemeliharaan
Pemeliharaan pada tahun pertama dapat di rinci sebagai kegiatan pemupukan dan penyiangan/pembersihan gulma seperti berikut (pada lahan 3.2 hektar):

Pemupukan
Pupuk Kandang 3 hari x 4 orang x 2 kali per tahun = 24 Hari Orang Kerja (HOK)
Pupuk Kimia 1 hari x 4 orang x 1 kali per tahun = 4 HOK

Penyiangan
3 hari x 4 orang x 2 kali per tahun = 24 HOK
Sehingga total pemeliharaan pada tahun pertama adalah 52 HOK

Sedangkan pada tahun kedua dan selanjutnya karena diharapkan sudah tidak menggunakan pupuk kimia maka yang dibutuhkan hanya 48 H.O

Pola Tanam

Pola tanam menggunakan berbagai metoda. Ada yang menggunakan metoda lorong polikultur (alley cropping) dengan tanaman sela, ada juga yang menggunakan sistem monokultur / tunggal.
Pada pola lorong, rumput gajah ditanam dengan tanaman sela jagung (Zea mays), Sorghum (Sorghum bicolor L. Moench) atau Kacang Tanah (Arachis hypogaea) menggunakan jarak dalam barisan ± 50 cm dan jarak antar barisan ± 250 cm (50 x 250 cm).

Penanaman rumput gajah dengan pola lorong (Alley Cropping)
Penanaman rumput gajah dengan pola lorong (Alley Cropping)

Diproyeksikan jumlah baris dapat mencapai sekitar 100 baris, dimana setiap baris dapat mencapai rata rata 259 rumpun, sehingga total dalam lahan tersebut mampu menampung rumpun sebanyak 25.900 rumpun.
Namun kenyataan di lapangan setelah dilakukan penghitungan rumpun, efektif tertanam hanya 9.686 rumpun (37%) sehingga rata rata penyebaran rumpun per hektar nya hanya mencapai 2866 rumpun (total 121 baris x ± 80 rumpun) dengan total luasan efektif tertanam rumput gajah hanya 8.100 m2. Kondisi ini disebabkan luasan efektif yang dapat ditanami berkurang selain akibat adanya tanaman sela, juga disebabkan berbagai kondisi lapangan yang kurang menguntungkan dan tidak dapat ditanami, seperti adanya genangan/rawa, tanah berbatu, adanya embung dan bak serta lahan yang sudah ditanami leguminosa jenis Gamal (Gliricidia sepium) dan tanaman lain.

Sedangkan pola tanam yang dianjurkan oleh BIB Lembang dilakukan dengan menggunakan pola monokultur dan lebih rapat. Hal ini tentu berkaitan dengan treatment dan perawatan yang optimal yang perlu diberikan. Jarak tanam dalam barisan berkisar 70-100cm dan jarak antar barisan 70-100cm.

Penanaman rumput gajah dengan pola monokultur di BIB Lembang
Penanaman rumput gajah dengan pola monokultur di BIB Lembang.

Pemanenan

Pada musim penghujan secara umum rumput gajah sudah dapat dipanen pada usia 40 – 45 hari. Sedangkan pada musim kemarau berkisar 50 – 55 hari. Lebih dari waktu tersebut, kandungan nutrisi semakin turun dan batang semakin keras sehingga bahan yang terbuang (tidak dimakan oleh ternak) semakin banyak.
Sedangkan mengenai panen pertama setelah tanam, menurut pengalaman kami dapat dilakukan setelah rumput berumur minimal 60 hari. Apabila terlalu awal, tunas yang tumbuh kemudian tidak sebaik yang di panen lebih dari usia 2 bulan.

Pemanenan di musim hujan (usia sekitar 40 harian)
Pemanenan di musim hujan (usia sekitar 40 harian).

Kesimpulan Sementara

Rumput gajah merupakan tanaman yang cukup baik untuk kebutuhan hijauan pakan ternak, baik dilihat dari tingkat pertumbuhan, produktivitas hasil panen maupun nutrisi (terutama kandungan serat) yang terkandung di dalamnya.
Lain daripada itu, selain sebagai hijauan segar, surplus produksi rumput gajah juga dapat digunakan sebagai cadangan pakan dalam bentuk kering (hays) ataupun fermentasi dengan metoda silase setelah terlebih dahulu di cacah.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah nilai investasi dan biaya operasional rumput gajah yang tinggi.
Hal ini disebabkan biaya olah lahan, penanaman, pemupukan, perawatan dan pemanenan rumput gajah yang cukup mahal tanpa dibarengi dengan nilai ekonomis dari rumput gajah.
Seperti diketahui, saat ini rumput gajah belum dianggap sebagai komoditi ekonomi yang biasa di perjual belikan. Terutama pada musim hujan. Pada musim kemarau, di beberapa sentra sapi (terutama sapi perah) rumput ini sudah mulai memiliki nilai ekonomis.

Tapi tetap akan berbeda dengan nilai ekonomis yang bisa diperoleh apabila lahan yang ada ditanami dengan berbagai tanaman produktif baik musiman maupun tanaman keras.
Operasional akan semakin tinggi apabila lahan penanaman rumput terletak jauh dari kandang, sehingga akan menaikkan upah dan ongkos angkut yang harus dibayarkan untuk pemeliharaan dan panen.

selamat mencoba

:)

Sumber: malangyang farm online

About these ads

8 Oktober 2009 - Posted by | Artikel, Promosi Harga Kambing-Domba, Promosi Harga Sapi, Uncategorized

12 Komentar »

  1. Dears,

    saya pingin tahun perhitungan lahan yang diperlukan untuk satu sapi potong.
    sehingga dengan perhitungan diatas saya bisa memperkirakan area yang dibutuhkan untuk sapi yang saya pelihara.
    perhitungan meliputi periode panen rumput, luas area dan sapi yang dipelihara.
    terima kasih

    Regards

    widi

    Komentar oleh widi | 16 Oktober 2009 | Balas

  2. Mas,
    Saya tinggal di daerah ponorogo-madiun jawa timur. Mohon infonya apakah bibit rumput anda tersedia di daerah saya?
    Trims & salam
    Miswan

    Komentar oleh miswan | 17 Oktober 2009 | Balas

  3. Saya Zamhari warga Indonesia yang tinggal di Mesir.
    Saat ini kami sedang mencari pakan ternak dari rumput kering untuk di jual di Sudan.
    Jika anda mempunyai rumput kering tersebut kami siap menampung dalam jumlah besar. 1 bulan kami butuh 30 kontainer 4o feet.
    Kami tunggu infonya segera

    Terima kasih

    ZAMHARI

    Komentar oleh Zamhari kosrie | 20 Oktober 2009 | Balas

  4. Disini apakah juga disediakan bibit rumput gajah kerdil untuk pakan ternak.
    Jenis rumput apa saja yang baik untuk pakan ternak sapi dan kambing dan perhitungan luasan untuk sejumlah ternak.

    salam

    nanang

    Komentar oleh Nanang riduan | 10 Desember 2009 | Balas

  5. Semakin banyak yang menanam hijauan pakan sapi,semakin terjamin kelangsungan hidup para peternak sapi.

    Komentar oleh DUNIA SAPI | 7 Februari 2010 | Balas

  6. Salam kenal,
    sy ingin mengetahui analisa usaha rumput raja dengan pola tanam tumpang sari dengan tanaman keras/kayu, termasuk anjuran jarak tanam dan produktivitasnya.
    Dimana mendpatkan stek bibit rumptu raja dan berapa harga dan cara mendapatkannya, terimakasi
    salam
    ratna

    Komentar oleh ratnaningsih | 2 Maret 2010 | Balas

  7. salam,
    saya ingin tahu tentang cara tanam rumput raja dan rumput gajah, dimana saya dapat memperoleh bibitnya ? dan cara bagaimana ? saya berposisi di Bali, apakah ada yang menjual bibit rumput gajah di daearah bali ?
    salam

    hendra

    Komentar oleh hendra | 1 April 2010 | Balas

  8. saya mau tanya,satu rumpun rumput gajah itu berapa kilo yang dihasilkan? rumput gajah itu berapa kandungan gizinya untuk pertumbuhan sapi? tempat yang jual bakalan sapi simental yang dekat kota kudus dimana ya? tp yang sudah ada sertifikasinya dari pemerintah ya?

    Komentar oleh suryanto | 24 Juni 2010 | Balas

  9. dimana bisa diperoleh bibit rumput raja

    Komentar oleh MASWEDI | 12 Oktober 2010 | Balas

  10. dimana saya bisa beli bibit rumput Brachiaria humidicola ? makasi

    Komentar oleh wisnu | 20 Agustus 2012 | Balas

  11. apa jual bibit rumput gajah mini / odot ? berapa harganya ? terimakasih

    Komentar oleh agus | 6 Januari 2013 | Balas

  12. Reblogged this on hasruljamal.

    Komentar oleh hasruljamal | 12 Oktober 2013 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 101 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: